Marcus Rashford Memang Tak Sesuai Jadi Striker? Pemikiran 2 Pelatih

Marcus Rashford

Solskjaer terus dikritik berakhir membolehkan Lukaku dan Sanchez pergi di dikala yang sama. Kendati demikian, Alan Shearer merasa keputusan Solskjaer itu didasarkan pada potensi Marcus Rashford.

Ole Gunnar Solskjaer disebut telah membikin perjudian besar dengan memperbolehkan Romelu Lukaku meninggalkan Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Keputusan ini berisiko, melainkan dapat jadi berbuah manis.

Sebagian bulan memasuki akhir musim lalu, Rashford kerap kali diandalkan sebagai striker tengah MU. Sekarang, Solskjaer justru lebih kerap kali memainkan Rasfhord di sisi kiri dan menurunkan Anthony Martial sebagai penyerang nomor 9.

Perubahan peran Rashford inilah yang menggambarkan keberanian Solskjaer.

Lebih Nyaman di Kiri
Kecuali di MU, Rashford juga diandalkan bermain di sisi kiri selama membela timnas Inggris. Artinya, Gareth Southgate punya pandangan yang sama dengan Solskjaer perihal potensi Rashford.

“Pengevaluasian Gareth Southgate bahwa Marcus Rashford bukan penyerang no. 9 telah pas. Malah musim ini, dikala Romelu Lukaku pergi, Solskjaer memilih memainkan Anthony Martial di tengah,” tutur Sharer terhadap The Sun.

“Aku merasa Marcus lebih percaya diri bermain dari sisi kiri, di mana ia tak terlalu kerap kali memunggungi gawang lawan.”

Alternatif Rashford
Biar seperti itu, Shearer juga mau mendengar bunyi Rashford secara segera. Selama ini ia telah tampil cukup apik di sayap kiri, melainkan sebetulnya Rashford tumbuh sebagai striker.

“Tak perlu meragukan bakat luar umumnya namun aku kaprah ia bukanlah pencetak gol alamiah. Kala kita melupakan bahwa ia masih 21 tahun dan masih punya banyak waktu,” sambung Shearer.

“Kita belum mendengar segera dari Rashford perihal di mana ia lebih menyenangi bermain dan aku tak pernah mengobrol segera dengan ia perihal ini,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *